NUNUKAN – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Nunukan bekerja sama dengan Bank Kaltimtara Cabang Nunukan menggelar sosialisasi Gen Z Cashless Movement di SMA Negeri 1 Nunukan Selatan pada Jumat (18/9/2026). Kegiatan ini bertujuan untuk mendorong percepatan literasi keuangan digital serta memperluas penggunaan transaksi non-tunai di kalangan generasi muda.
Acara ini dihadiri oleh Kepala Bapenda Kabupaten Nunukan sekaligus Sekretaris Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD), Sabri, S.T., M.Si., perwakilan Bank Kaltimtara sebagai narasumber, Cabang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Utara Wilayah Nunukan, Dinas Lingkungan Hidup, Camat Nunukan Selatan, serta Lurah Selisun. Sebanyak 326 pelajar yang terdiri dari siswa-siswi kelas XII serta siswa kelas X dan XI yang telah genap berusia 17 tahun antusias mengikuti jalannya sosialisasi.
Sejumlah perwakilan instansi turut hadir dalam kegiatan sosialisasi yang diikuti 326 pelajar.
Kepala SMA Negeri 1 Nunukan Selatan, Mahria, M.Pd., menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas ditunjuknya SMAN 1 Nunukan Selatan sebagai lokasi pelaksanaan kegiatan.
"Kami menyambut baik dan berterima kasih atas kepercayaan menjadikan sekolah kami sebagai tempat sosialisasi. Kami mengimbau seluruh siswa untuk menyimak materi dari Bapenda dan Bank Kaltimtara dengan cermat agar siap menghadapi era digitalisasi," ujar Mahria.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala Bapenda Kabupaten Nunukan, Sabri, S.T., M.Si. Dalam arahannya, beliau menekankan pentingnya adaptasi teknologi finansial bagi para pelajar, khususnya mereka yang akan melanjutkan pendidikan tinggi ke luar daerah.
"Pembayaran non-tunai kini menjadi pilihan utama sektor usaha kuliner dan UMKM di kota-kota besar. Harapannya, para siswa tidak terkejut dan bebas dari gagap teknologi saat berada di lingkungan baru. Kegiatan ini juga menjadi langkah promotif TP2DD dalam mendongkrak penggunaan QRIS di Kabupaten Nunukan," ungkap Sabri.

Kepala Bapenda Kabupaten Nunukan, Sabri, S.T., M.Si., membuka kegiatan sekaligus mendorong pelajar untuk beradaptasi dengan perkembangan teknologi finansial.
Sebagai bentuk dukungan penuh, Bank Kaltimtara memfasilitasi subsidi pembukaan rekening baru TabunganKu tanpa beban setoran awal bagi para peserta. Bagi siswa yang sudah memiliki akun, Bank Kaltimtara memberikan insentif berupa top-up saldo sebesar Rp20.000 per siswa. Dalam sesi materi, narasumber menyampaikan panduan bertransaksi digital secara bijak khusus untuk pelajar, yang diselingi dengan pembagian doorprize interaktif.
Rangkaian acara ditutup dengan layanan perekaman e-KTP di lokasi bagi siswa berusia 17 tahun oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Nunukan, pemrosesan rekening tabungan oleh tim Bank Kaltimtara, serta sesi foto bersama.

Layanan perekaman e-KTP dan pembukaan rekening tabungan bagi pelajar menjadi bagian akhir rangkaian kegiatan.